Sudah berbulan-bulan lamanya, lebih tepatnya 7 bulan setelah kepergianmu. Yah, sudah lama aku tak lagi mengirimkan pesan singkat walau hanya sekedar bercanda denganmu. Kini kau sudah tenang di sana, dan aku percaya kamu bahagia. Kadang mengingatmu mungkin memberikan sedikit perih yang tak bisa aku utarakan. Ada sakit, sedih, dan ketidakbiasaan untuk berbagi dengan orang lain seperti berbagi denganmu. Sudah 7 bulan dan aku masih saja tak percaya kamu sudah tiada.
10 Februari 1992, itu tanggal lahirmu. Lebih tua empat bulan daripada aku. Hanya saja, mereka menganggapmu sebagai adikku dan kau pun memaksakan dirimu untuk menjadi adikku. bukankah itu sebuah tindakan konyol yang selalu kita perdebatkan? Sayangnya, kau tak lagi berada disampingku walau sekedar untuk memukul kepalaku seperti biasanya. Aku tahu, kau lebih bahagia di sana.
Aku memang tak mengenalmu seperti orang lain yang begitu mengenalimu. Warna kesukaanmu saja aku lupa. Tapi aku tak pernah lupa senyumanmu karena itu adalah hal yang selalu kita bagikan saat kita masih bersama dulu. Tentunya senyumanmu sekarang pasti lebih Indah dan aku percaya itu. Sayangnya, rasa rindu untuk menemuimu selalu saja tak bisa terobati. Aku sangat rindu walau sekedar mengusilimu seperti kemarin-kemarin.
Sadia Febby Anggraini, siapa kamu? itu pertanyaan di otakku saat orang-orang bilang kau sepupuku dan aku tak tahu siapa kamu. 14 tahun kehidupanku di dunia dan aku tak sedikitpun mengenalimu. Padahal hubungan darah kita erat dan sifat yang sangat sama. Kenapa aku tak mengenalimu lebih dulu daripada mereka mengenalimu? Kenapa harus di waktu singkat? Kau tahu, aku kurang banyak menghabiskan waktu denganmu.
Sayangnya Tuhan kita begitu sayang padamu. Dia begitu mencintaimu sehingga kau dipeluk di sisi-Nya sekarang. Kau Disayangi oleh-Nya di sana sekarang dengan kasih sayang yang lebih dariku, dengan tebusan sebuah rasa sakit karena tak mampu lagi menatap matamu. Ingatlah Febby sayang, aku menyayangimu. Namun Tuhan kitaingin kau bahagia di sana bersama-Nya. Setidaknya, dari tulisan sederhanaku ini aku ingin menyampaikan perasaanku padamu. "Kamu, Masih di hati Saya" ^_^
With Love
Your Cousin
Olfi Prasyas
mantap kali ni om..
BalasHapuslike deh buat tulisan di atas.... ^_^
tapi ada sedinya juga sih om.. dan sanya mengenal aang yang anda kenal..trimakasi om atas postingannya T_T
Terima Kasih Mas Dan :)
BalasHapus